Unsur-Unsur Kebudayaan

Unsur-unsur kebudayaan bersifat universal. yaitu semua budaya yang ada di dunia ini pasti memiliki unsur-unsur yang sama. dimana bila salah satu dari unsur-unsur tersebut mulai menghilang, maka kebudayaan itu akan mulai mengalami kemunduran dan pada akhirnya akan menuju kepunahan dari budaya tersebut. budaya itu pun tidak bisa lepas dari campur tangan manusia, karena manusia merupakan penggerak budaya itu, tanpa adanya manusia, maka budaya pun tidak akan pernah ada..

Inovasi

Inovasi merupakan suatu proses pembaruan untuk menuju hal yang lebih baik, inovasi terjadi karena adanya suatu penemuan baru terutama dalam bidang teknologi. Inovasi merupakan suatu proses yang panjang yang melalui tahapan khusus yaitu discovery dan invention.
Discovery adalah suatu penemuan dari suatu unsur kebudayaan yang baru, baik dalam hal maupun ide. Dan discovery ini bisa menjadi invention apabila masayarakat sudah menerima, mengakui, dan menerapkan penemuan baru itu. Jadi bukan hanya asal menemukan sesuatu yang baru, lalu itu dianggap telah melakukan suatu invasi. sungguh suatu hal yang salah besar.

Asimilasi ‘Bergurulah’ Ke Indonesia

“bergurulah” ke Indonesia. Ya saya setuju dengan kata-kata anda, karena di Indonesia walaupun memiliki budaya yang sangat banyak, namun hal itu tidak membuat kebudayaan minoritas tersingkir apalagi sampai hilang, tidak seperti yang terjadi di Amerika atau afrika Selatan yang anda utarakan di atas. Tapi walaupun begitu, tidak bisa dipungkiri pula bahwa sedikit banyak proses asimilasi telah terjadi juga di Indonesia. Dengan masuknya budaya-budaya asing seiring dengan berkembangnya zaman. Ya mudah-mudahan saja hal itu tidak sampai menghilangkan budaya yang ada. Amien…

Akulturasi

Akulturasi meruapakan hal yang tidak bisa dicegah, selama ada komunikasi antar masyarakat yang berbeda budaya, akulturasi akan terus berlanjut. Akulturasi menghasilkan percampuran budaya atau menimbulkan suatu budaya baru. Ya seperti kata pepatah “ambil yang baik dan tinggalkan yang buruk”. Karena dalam akulturasi budaya tidak semua aspek yang di adopsi, hanya sebagian hal yang dianggap baik yang diambil. Biar bagaimanapun juga, masyarakat tidak mungkin meninggalkan kebudayaan yang telah dimilikinya dari dulu.

Penyebaran (Unsur-Unsur) Kebudayaan

Budaya bisa dengan sangat mudah menyebar, apalagi di negara kita tecinta ini. Yaa saya agak sedikit heran dengan pemikiran masyarakat kita,,nampaknya ada suatu kebanggaan bila menggunakan/memakai suatu hasil kebudayaan dari luar, misalnya saja dari cara berpakaian. Hal ini tidak bisa dipungkiri dan tidak bisa dihindari, tergantung dari individunya saja lagi untuk menyaring mana yang baik dan mana yang tidak baik untuk dipakai. seperti tulissan anda “berinternet ria, pada dasarnya ‘mengambil’ unsur-unsur kebudyaan Barat yang mulanya dikembangkan untuk kepentingan Departemen Keamaan Amerika Serikat”. ya mudah2han saja fungsi internet ini tidak disalah gunakan pemakainya untuk hal-hal yang negatif. amin..

Proses Belajar Kebudyaan

dari sini saya menyimpulkan bahwa kebudayaan tidak bisa lepas dari manusia, karena kebuadayaan merupakan hasil dari proses pemikiran manusia. tanpa adanya manusia, tidak akan ada suatu kebudayaan, dan kebudayaan itu pun akan terus berkembang.

manusia sudah dikenalkan dengan budaya sajak dari lahir, mereka mengkopy kebiasaan dan tingkah laku yang dilakukan oleh orang2 terdekat mereka seperti orang tua mereka. mereka diajarkan begini-begitu untuk membangun diri merka, yah walaupun itu belum tentu sesuai dengan kehendak si individu itu sendiri.

Bangsa Pelaut Bangsa Saudagar

Dari tulisan anda saya berpendapat bahwa perkembangan antropoloi sangat dipengaruhi oleh bangsa barat, kerena dulu bangsa brat terkenal sebagai bangsa penjelajah. Memang pada awalnya tujuan mereka bukanlah untuk mengembangkan antropologi, tapi ketika mereka meihat adat istiadat dari bangsa yan mereka datangi mereka tertarik untuk mengkajinya, Bangsa berat mengaggap kebudayaan yang dimiiki oleh masyarakat yang mereka datangi sangat rendah.
Perkembangan antropologi terdiri dari beberapa fase, sehingga pada akhirnya antropoogi semakin matang, antropologi dengan cepat dikaji bukan lagi mempelajari masyarakat primitif. Tujuan akademikal dan tujuan praktisnya semakin jelas. Antropologi mengkaji aneka masyarakat dan kebudayaan dengan tujuan membangun masyarakat dan kebudayaan tersebut.

Kebudayaan Korupsi

korupsi? Hal yang sudah mendarah daging bagi masyarakat kita. bagaimana tidak, sedaari kecil kita sudah diajarkan untuk korupsi, namun tidak semua menyadarinya. bahakan tidak tanggung-tanggung, orang tua kita sendiri, pemikiran untuk mencari jalan pintas menjadi faktor utamanya. memang hal ini tidak lepas dari cara berfikir masyarakat kita yang serba instan.

yah tidak bisa dipungkiri bahwa korupsi sudah menjadi bagian dari hidup kita. mungkin hal yang mustahil untung menghilangkan budaya korupsi di negara kita…..